It's Okay If You're Not Okay

Yolanda Putih di Depan Rumah @floragardenmama Ketika kita bisa memaafkan orang lain, lalu mengapa kita tidak bisa memaafkan diri sen...

Thursday, October 24, 2013

Dengan Notebook Acer Aspire Slim Series, Di Taman Pun Mama Tetap bisa Ngeblog

Foto: Acer Indonesia
Teknologi memang diciptakan untuk selalu berkembang untuk memudahkan penggunanya. Sebut saja penggunaan smartphone yang saat ini mulai menjamur, bukan hanya di kalangan tertentu tetapi di semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai dewasa lanjut pun pakai smartphone, atau at least pakai handphone. Jika dibandingkan dengan model handphone di awal tahun 2000an, model handphone saat ini telah sangat berbeda, baik dari sisi fitur dan kelengkapan pemanfaatannya. Perkembangan lain yang mencolok adalah penggunaan perangkat keras komputer, mulai dari pengunaan desktop PC (personal computer) yang harus ribet dengan CPU (Computer Processor Unit), Monitor tabung yang gendut, keyboard, dan mouse, dengan segala macam keribetan dan keruwetan kabel-kabelnya, sampai penggunaan LCD (Liquid Crystal Display) monitor yang ramping, tetapi tetap harus ribet dengan kabel, CPU, mouse, dan keyboard, hingga akhirnya keluarlah laptop dan notebook yang lebih simpel dan mudah dibawa, serta tablet. Semua perlengkapan tersebut dirancang atau didesain dengan mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan pengguna yang pastinya ingin meggunakan produk yang mudah dibawa, ringan, tidak perlu ribet, dan pastinya lagi, tidak mahal. 
Nah, itulah makanya para produsen perlengkapan gadget dan perkomputeran berlomba-lomba menciptakan kreasi dan inovasi yang memudahkan penggunanya. Sebut saja Acer Indonesia yang baru-baru ini mengeluarkan produk yang tipis, ringan, dan murah tetapi tetap memperhatikan unsur-unsur kemanfaatannya. Salah satu produk cukup menarik perhatian adalah Acer Aspire E1 Slim Series, 30% Lebih Tipis. Sudah tipis, tidak berat, fiturnya lengkap, tidak mahal lagi (maksudnya masih bisa kompromi dengan uang di dompet .....).
Acer Aspire E1-432: Notebook Tipis dan Hemat Daya Berkat Prosesor Intel Haswell 4th Gen
Jadi teringat zaman awal-awal kenal dengan komputer yang masih harus seperti orang hendak pindahan jika ingin memindahkan perlengkapan perkomputeran. Mulai dari menggulung dan mengeler kabel, mengangkat CPU, monitor tabung yang gendut, keyboard, mouse, dan memasangkan kabel-kabelnya dari satu lubang ke lubang lainnya agar semua terpasang sempurna dan bisa dipakai. Salah colok salah satu saja sudah tidak bisa digunakan. Nah, itu terjadi pada diriku di tahun 2007 an. Jadinya, ya sudah, sekali itu monitor dan kawan-kawannya diletakkan di satu area di ruangan, ya diam saja di situ. Jika ingin menggunakan maka harus menggunakannya di ruangan tersebut.
Aku dan Monitor Gendutku (doc. pribadi)
Masalahnya, anak-anakku yang lima, yang cantik-cantik dan ganteng, pastinya tidak suka jika sang mama duduk berkutat di ruangan, sementara mereka beraktivitas di ruang tengah. Sementara, jika itu perlengkapan ditaruh di ruang tengah, maka akan menghalangi aktivitas anak-anak yang sedang aktif-aktifnya, mulai dari berlarian, kejar-kejaran, lempar bola, dan sebagainya. Nah, kalau sudah begitu, aku harus meninggalkan tulisan yang setengah selesai, atau bahkan masih baru mau ditulis di ruanganku, untuk kemudian nanti menyalinnya jika putra-putri tersayang sudah tidak lagi minta ditemenin atau jika mereka sudah tidur. 
Parahnya, kadang tulisan tersebut sudah harus diminta oleh klien segera secepatnya alias sudah deadline. Terutama jika hasil terjemahan itu akan digunakan oleh orangnya sesegera mungkin. Sementara itu, jika pesanan itu dari advertiser yang memesan link di dalam artikel blogku (yang kebetulan beberapa blogku menggunakan Bahasa Inggris), maka aku harus pandai-pandai menyetting waktu agar pengerjaannya tidak mepet deadline. Yupps, beberapa blog ku yang pakai bahasa Inggris biasanya mendapat pesanan link post dari luar negeri untuk mereview produk mereka, atau sekedar memesan artikel dan menitipkan link mereka di sana, . Dengan kisaran harga antara US$5 sampai US$30 per artikel yang panjangnya hanya 150 sampai 300 kata, pesanan seperti itu bisa mengisi paypalku.

Buku Golf Sport
Demikian pula pada saat penyusunan buku semiautobiografi dan buku tutorial golf sport yang harus kuselesaikan waktu itu harus kulakukan dengan pengaturan waktu yang membuatku tidak bisa update blog secara teratur, sehingga beberapa blogku harus turun peringkat pagerank di google. Ini mempengaruhi advertiser yang memesan link post dan link unit di sana, dan akhirnya membuatku harus memilih, menulis offline atau ngeblog.

Hal itu tetap kualami bahkan ketika monitor tabungku yang gendut sudah diganti dengan monitor LCD keluaran Acer Indonesia. Soalnya, penggunaan LCD juga tetap harus disambungkan dengan CPU, keyboard, dan mouse. Meskipun lebih hemat listrik, lebih aman di mata, dan lebih mudah diangkat-angkat, tetapi penggunaan LCD ini juga masih tergolong ribet. Bagaimana tidak, aku masih harus memasang kabel, colokan, dan jika ada kabel yang sala colok maka aku harus memanggil bagian service untuk membetulkannya. Selain itu, penggunaan CPU dan keyboard, serta mouse juga masih menuntutku untuk mengangkat CPU nya jika ingin menulis sambil menunggui anak-anak di ruang tengah.
Dengan mBak Vita: Pakai LCD Acer Pun Masih Harus Bergulat dengan Kabel, CPU, dan Keyboard Mouse

Alhamdulillah ... sekitar tiga tahun lalu, diputuskan untuk menggunakan laptop. So, goodbye my CPU ... dan semua data harus dipindahkan ke laptop baruku. Dengan menggunakan laptop maka semua aktivitas tulis menulis dan net mengenet bisa aku lakukan di manapun dan kapanpun. Baik di rumah, saat mengantar anak jalan-jalan, dan bahkan saat mudik pun aku masih bisa menulis dan nge-online. Hanya saja, karena penggunaan modem di desa masih super lemot (mungkin sinyalnya yang lemah), maka biasanya aku nge-online pakai smartphone, tetapi mengetiknya pakai laptop. Kan laptop lebih besar, jadi lebih enak di mata saat dipakai menulis dalam jumlah banyak.

Mas Nur: Dengan Notebook, Di Mobil Pun Bisa .... (doc. Pribadi)
Sambil Menunggui ANak-anak Bermain di Taman pun Tetap bisa Menulis
Mama tetap Menulis, Dik Nana tetap Merasa Ditemani
Mas Nur: Mudik Pun Bisa Pakai Notebook (doc. Pribadi)
Akhirnya, pada tahun 2012 kemarin aku mulai aktif menulis di blog lagi, bahkan aku membuka blog berbahasa Indonesia, karena setelah kulihat-lihat, perkembangan dunia blogging dalam bahasa Indonesia pun mulai bergeliat kencang. Blog telah menjadi media yang banyak diminati oleh praktisi, akademisi, dan umum, mulai dari anak-anak sampai dewasa lanjut. Dan, beragam aktivitas yang melibatkan komunitas blogger membuat semangat berblogging ria menjadi semakin bergairah. Akupun bergabung dalam komunitas blogger wanita Kumpulan Emak Blogger (KEB). Dari situ aku semakin tahu perkembangan dunia blogging di Indonesia dari waktu ke waktu.
Dan, saat membaca Acer Indonesia mengeluarkan produk notebook Acer Aspire E1 Slim Series, 30% lebih tipis, aku jadi pingin mendapatkannya untuk mengganti laptopku yang mulai rewel keyboardnya. Terlebih, harganya juga tidak mahal, sehingga masih bisa diajak kompromi dengan uang belanja di rumah. Dengan menggunakan Acer Aspire yang lebih tipis, bisa disetting touch (sentuh) maupun mengetik (type), serta flip and switch, pastinya kegiatan tulis menulis menjadi lebih optimal, karena bisa dibawa-bawa ke taman saat mengantar anak jalan-jalan, saat mudik, atau sambil menemani anak belajar dan bermain di rumah. Dan, mulai siap-siap untuk menulis buku lagi, karena sudah ada lagi yang meminta dibantu penulisan buku semiautobiografinya. Tetapi terlebih dahulu ngintip si Acer Aspire ah, model Acer Aspire yang menarik pasti memiliki daya tarik produk yang bisa dipilih sesuai selera dan dompet  ...
Flip and Switch; True Multitasking; Touch and Type: Itulah Acer Aspire (foto: Acer Indonesia)
Touch and Type (foto: Fan Page Acer Indonesia)
30% Lebih Tipis (foto: Acer Indonesia)

Aspire-E1-Slim-Series-KSP3 (foto: Acer Indonesia)
“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.”

13 comments:

  1. KEREN tulisannya mak :) semoga menang yah..aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mak, insyaAllah ... Ngarep juga dapet yg lebih tipis ...

      Delete
  2. memang praktis ya mbak dengan notebook apalagi yang tipis dan aduhai hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, jadinya lebih ringan ditentenginnya, sambil nggandeng si kecil :)

      Delete
  3. wah, liat kompi gendut itu jadi inget jaman SMP. hihihi..

    sukses mak lombanya, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dulu kalau mau pindah tempat harus nggendong monitor tabung ke mana2 hehehe ... Makasih ya...

      Delete
  4. Keren maak tapi karakternya kepanjangan ga? Maks 1000 karakter ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. O iya, kemarin tuh sdh dipotong2, sampai mepet 901 kata tanpa captionnya, waduh, kelupaan kalau nambah kata di caption, motongnya kurang banyak ya ...

      Delete
  5. Jury visit. Terima kasih sudah berpartisipasi. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mba Lusi, just for share jg ... Berharap bisa jd turut memberi warna ...

      Delete
  6. Hai juga Mak, makasih juga, senang bisa kenal dan gabung bareng emak2 KEB ;)

    ReplyDelete

About Me

Just a little bit of woman, mom, and wife ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...