It's Okay If You're Not Okay

Yolanda Putih di Depan Rumah @floragardenmama Ketika kita bisa memaafkan orang lain, lalu mengapa kita tidak bisa memaafkan diri sen...

Monday, October 28, 2013

Sulitnya Menjaga Konsistensi Jika Sendiri ....


Saat membaca event "30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia di facebook waktu itu, motivasi pertama yang langsung muncul adalah menjajal kemampuan menulis 30 hari non stop. Itulah makanya begitu pada tanggal 21 Oktober dinyatakan sebagai awal pelaksanaan, aku langsung menulis dan berniat untuk menulis selama 30 hari berturut-turut. Tetapi, setelah pelaksanaan penulisan serentak minggu pertama pada tanggal 24 Oktober, la kok malah setelahnya tidak menulis di blog ini lagi. 
Sambil mencoba menjewer telinga sendiri, akhirnya di tanggal 28 Oktober, yang tepat dengan Peringatan Sumpah Pemuda, tepat pula pada hari ini para Buruh Berdemo menyuarakan aspirasi peningkatan upah minimum regional, dan tepat sehari setelah peringatan Hari Blogger nasional pada 27 Oktober kemarin, kucoba untuk menulis di blog ini lagi. Yaaa... isinya juga jeweran terhadap telinga sendiri dan sedikit cubitan di pipi.

Bergandeng tangan bahu membahu saling menjaga dan mengingatkan agar mampu menjaga komitmen dan konsistensi yang dibangun
Ternyata menjaga konsistensi dan komitmen diri itu sulit ketika dilakukan sendirian. Musti ada orang lain yang membantu mengingatkan diri dan hati. Itulah makanya manusia dicetak (maksud saya diciptakan) selain sebagai makhluk individual juga adalah makhluk sosial. Karena sebenarnya manusia diciptakan untuk saling terkait satu dengan yang lain. Itulah makanya, ketika Nabi Adam diciptakan, maka setelahnya diciptakan Siti Hawa agar tercipta sunnatullah kehidupan yang berlangsung di muka bumi ini. 
Yupps... itulah mengapa pula ternyata, maka Kumpulan Emak Blogger diadakan sebagai komunitas para wanita untuk saling memberi semangat di dunia tulis menulis, baik online maupun offline, saling mendukung, bahkan walaupun hanya kenal via online.  Dan dengan keragaman karakteristik para member KEB (baik dari sisi demografis, geografis, psikologis, kepribadian, de el el), tetapi gairah untuk saling mendukung bisa dirasakan oleh membernya. Hal ini bisa dilihat dari percakapan di group KEB baik via facebook maupun twitter.

No comments:

Post a Comment

About Me

Just a little bit of woman, mom, and wife ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...